Tampilkan postingan dengan label Dasar Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Soal Latihan Dasar Jaringan Komputer


Soal Latihan Dasar Jaringan Komputer



       Selamat sore sobat-sobat blogger dan selamat sore juga buat temen-temen TEKOM yang semakin hari semakin semangat sama UTSnya hehe :p
Hayo udah pada belajar kan buat besok? hehe semangat tinggal 2x lagi kawan!  haha
Efek Ujian Strukdat


Oke buat sekedar tambahan dan pelengkap hafalan kalian, gua ada sedikit soal latihan UTS Dasar Jaringan Komputer buat besok nih. Format awalnya .cpy tapi gua sulap dan berubah deh jadi .pdf haha.
Yap buat yang mau dan butuh bisa download disini:    

Semoga bermanfaat dan sukses UTSnya yaa..
Salam Hardware! Hehehe J





READMORE
 

Cara Mudah Mempelajari Soal Konversi Bilangan Binary, Desimal dan Hexadesimal

Cara Mudah Mempelajari Soal Konversi Bilangan Binary, Desimal dan Hexadesimal


a. KONVERSI BILANGAN DESIMAL KE BILANGAN BINARY
Contoh soal:
Coba konversikan lah bilangan desimal ke bilangan binary, di mana angka bilangan desimal yang akan di konversikan adalah angka 67

67 : 2 -> 1
33 : 2 -> 1
16 : 2 -> 0
8 : 2 -> 0
4 : 2 -> 0
2 : 2 -> 0
1
Jadi 67 = 1000011

Penjelasan :
Kita akan mengkonversikan angka 67 dari bilangan desimal ke biner, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membagi angka yang akan di konversikan dengan angka 2, kemudian dituliskan sisanya di sebelah kanan jika sisanya 1 tulis satu dan jika habis di bagi 2 tuliskan 0 seperti contoh di atas, sedangkan hasil pembagian ditulis di bawahnya seperti contoh di atas. Bagi terus bilangan tersebut sampai berakhir di angka 1. Setelah selesai, langkah ke kedua kita menuliskan hasil konversi dari bawah ke atas. Jadi konversi dari angka 67 adalah: 1000011


Contoh lain : angka bilangan desimal yag akan dikonversikan adalah 46

46 : 2 -> 0
23 : 2 -> 1
11 : 2 -> 1
5 : 2 -> 1
2 : 2 -> 0
1
Jadi 46 = 101110

Penjelasan:
Kita selsaikan dengan penghitungan seperti contoh pertama, dengan menuliskan sisa dari setiap pembagian dari bawah ke atas maka hasil dari konversi bilangan desimal dengan angka 46 adalah: 101110

b. KONVERSI BILANGAN BINARY KE BILANGAN DESIMAL
Contoh soal:
Coba konversikan lah bilangan binary ke bilangan desimal, di mana angka bilangan binary yang akan di konversikan adalah angka 101110

101110 = ….
(1 x 25) + (0 x 24) + (1 x 23) + (1 x 22) + (1 x 21) + (0 x 20) = 32 + 0 + 8 + 4 + 2 + 0 = 46
Jadi 101110 = 46




Penjelasan :
Kita akan mengkonversikan bilangan biner ke bilangan desimal , langkah pertama kalikan bilangan biner (101110) yang akan di konversikan dengan 2n-1 seperti contoh di atas kemudian Jumlahkan setiap hasil perkalian, di mana n adalah banyaknya atau jumlah angka pada bilangan biner yang akan di konversikan . Misal untuk bilangan biner di atas 101110 terdapat 6 buah angka 1, 0, 1, 1, 1, 0. Jadi untuk merubah ke bilangan desimal kita perlu mengalikannya dengan 2n-1. Jadi konversi 101110 adalah:46

Contoh lain : angka bilangan binary yang akan dikonversikan adalah 1 0 1 1 1 1

101111 = ...
(1 x 25) + (0 x 24) + (1 x 23) + (1 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20) = 32 + 0 + 8 + 4 + 2 + 1 = 47
Jadi 101111 = 47

Penjelasan:
Kita selsaikan dengan penghitungan seperti contoh pertama, dengan menjumlahan hasil kali, jadi konversi 101111 adalah 47

c. KONVERSI BILANGAN DESIMAL KE BILANGAN HEXADESIMAL
Contoh soal :
Coba konversikan lah bilangan desimal ke bilangan hexadesimal, di mana angka bilangan desimal yang akan di konversikan adalah angka 30

30 : 16 = 1, sisanya 14(E)
jadi dec 30 = hex 1E


Penjelasan:
Kita akan mengkonversikan bilangan desimal ke bilangan hexadecimal, langkah yang pertama adalah membagi angka bilangan desimal yang akan di konversikan dengan angka 16, kemidian tulis hasil bagi, jika tidak habis di bagi 16 tulis sisa pembagian di samping tulisan hasil, kemudian jika hasil bagi lebih besar dari 16, maka hasil bagi itu sendiri di bagi dengan 16 dan tulis hasil dan sisanya, jadi konversi dari angka 30 adalah: hex 1E, dimana E=14 karena bilangan hexadesimal 14 di tulis dengan symbol atau lambing E

Contoh lain : angka bilangan desimal yang akan dikonversikan adalah 160
160 : 16 = 10(A), sisanya 0
jadi dec 160 = hex A0

Contoh lain : angka bilangan desimal yang akan dikonversikan adalah 280
280 : 16 = 17, sisanya 8
17 : 16 = 1, sisanya 1
Perhatikan arah penulisan arah baca, jadi dec 280 = hex 118

Penjelasan:
Kita selsaikan dengan penghitungan seperti contoh pertama, yaitu dengan membagi angkanya dengan angka 16, lalu tulis hasil dengan ketentuan penulisan angka dasar hexadesimal

d. KONVERSI BILANGAN DESIMAL KE BILANGAN HEXADESIMAL
Contoh soal:
Coba konversikan lah bilangan hexadesimal ke bilangan desimal, di mana angka bilangan hexadesimal yang akan di konversikan adalah angka 1E dan 118



1 E
(1*161) (14*160) = 30
1 1 8
(1*162) (1*161) (8*160) = 256+16+8 = 280


Penjelasan:
mengkonversikan bilangan hexadecimal ke bilangan desimal, sebenarnya langkah yang di lakukan hanya kebalikan konversi bilangan desimal ke bilangan hexadesimal, langkah yang pertama adalah mengalikan angka bilangan heksadesimal yang akan di konversikan dengan angka16n-1 , kemidian jumlahkan hasil perkalian seperti contoh di atas, di mana n adalah banyaknya atau jumlah angka bilangan hexadecimal yang akan di konversi, missal untuk bilangan di atas 118 terdapat 3 buah angka 1, 1, 8. Jadi hasil konversi 118 adalah:280

Agar lebih yakin dengan jawaban kita ini link kalkulator konversi bilangan klik

sumber:
http://tugassofskilgunadarma.blogspot.com/2010/10/cara-mudah-mempelajari-soal-konversi.html

READMORE
 

Cara Cepat Menghitung IP Address

Cara Cepat Menghitung IP Address


Setelah berkenalan dengan IP Address pada subnetting part1 dan sudah belajar dasar-dasarnya tentang Subnetting Kelas C, Subnetting Kelas B dan Subnetting Kelas A. Tentunya kalo saya kasih IP 192.168.10.1/27, kalian udah bisa doonk jawab pertanyaan seperti berapa subnetnya, berapa hostnya, subnet masknya, dll.

Tapi kalo saya tanya berapa sih range IP yang terdapat di subnet ke-6??
hayoo.. gimana caranya??
masih ingat kan?? kalo lupa pelajari lagi Subnetting Kelas C

kalo kita pake cara yang sudah kita pelajari sebelumnya, kita cari dulu /27 nya, trus tentuin subnetnya berapa setelah itu hostnya berapa, baru deh dapat rangenya.

kayak gini ni

tentuin dulu /27 nya dimana


Setelah dapat, tentuin subnet sama hostnya


Baru deh bikin range IPnya


Setelah semua di dapat, cari aja subnet ke-6. Maka Range IPnya adalah 192.168.10.192 - 192.168.10.223

panjang kan caranya??
gimana kalo IP tersebut punya ratusan subnet, dan yang ditanya subnet yang ke ratusan itu juga. kan ga lucu kita bikin panjang-panjang buat nyari IPnya.
naah, inilah tema kita kali ini. Cara cepat menghitung IP address

Begini caranya:
IP Address: 192.168.10.1/27
tentukan IP pada subnet ke-6

Langkah-langkahnya:
1. Tentukan dulu /27 berada pada oktet keberapa






2. Berarti /27 berada pada oktet ke-4

3. Binerkan subnet yang mau kita cari

kita mencari subnet ke-6, jadi "6" nya kita binerkan dulu. Binernya adalah 00000110
tau kan datangnya dari mana??
kalau lupa, ni caranya



dari gambar di atas, untuk mendapatkan 6 kita butuh angka berapa aja??
4 dan 2 kan??
karena 4+2 = 6
karena yang dipakai 4 dan 2, maka oktet pada 4 dan 2 dijadikan "1" dan sisanya di "0" kan. Maka di dapat 00000110

3. Sejajarkan Subnet ke-6 tersebut dengan Network Portion Subnet Mask kemudian AND kan

Subnet Mask diambil dari /27. Karena /27 berada pada oktet keempat, maka yang kita sejajarkan dengan Subnet ke-6 adalah oktet keempat dari /27

Apa itu network Portion??



maka:
11100000
11000000 --> koq begini??

6 binernya adalah 00000110, karena kita sesuaikan dengan Network Portion 11100000, maka kita mulai dari belakang Network Potion. dan masukkan binernya "6" mulai dari belakang, kemudian sisa 0 nya abaikan saja

jadinya seperti ini:
11100000
110

Kemudian pada sisi host portion di "0" kan

jadinya seperti ini:

11100000
11000000
-------------- AND
11000000

4. setelah di dapat binernya, rubah hasil AND tersebut kedalam desimal dan itulah IP subnetnya

hasil: 11000000 = 192
maka IP Address Subnetnya adalah 192.168.10.192

5. Cari IP Hostnya
Cara mencari IP Host: "1" kan semua yang berada pada posisi Host Portion
IP Subnet = 11000000
IP Host = 11011111

Setelah itu desimalkan biner tersebut, maka itu IP Hostnya
11011111 = 223

Maka kita dapat range IP pada Subnet ke-6 adalah 192.168.10.192 - 192.168.10.223
Sama kan??
dan lebih mudah kan??

bagus 

Sumber: http://olafthon.blogspot.com/2011/04/cara-cepat-menghitung-ip-address.html



READMORE
 

Membuat Simulasi Jaringan Web Server (Cisco Packet Tracer)


 
Membuat Simulasi Jaringan Web Server (Cisco Packet Tracer)

Masih Belajar Membuat Simulasi Jaringan dengan Cisco Packet Tracer,dimana pada kali ini saya akan belajar dan mencoba mempraktekan Bagai Mana Caranya Membuat  Simulasi Jaringan Web Server Dengan Cisco Packet Tracer.
Server web / Web Server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban webPenggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.
Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Pengguna, biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.
saat ini umumnya server web telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang memungkinkan server web menyediakan layanan situs web dinamis dengan memanfaatkan pustaka tambahan seperti PHP, ASP.
Pemanfaatan server web saat ini tidak terbatas hanya untuk publikasi situs web dalam Waring Wera Wanua, pada prakteknya server web banyak pula digunakan dalam perangkat-perangkat keras lain seperti printer, router, kamera web yang menyediakan akses layanan http dalam jaringan lokal yang ditujukan untuk menyediakan perangkat manajemen serta mempermudah peninjauan atas perangkat keras tersebut.

Ok itulah sedikit penjelasan tentang Web Server yang saya kutip dari Wikipedia.kalau kurang jelas temen-temen dapat mencari tau informasi tentang Web Server di google ,Sekarang disni saya akan mencoba Mempraktekan Bagai Mana Caranya Membuat  Simulasi Jaringan  Web Server Dengan Cisco Packet Tracer.


Pertama Buka Terlebih Dahulu Tools Cisco Packet Tracer, setelah itu coba temen temen buat simulasi 1 Server,dengan 4 PC Client Yang dihubungkan dengan menggunakan Switch dengan kabel Stright Seperti Gambar di bawah ini

Read more at: http://www.rukmanamulya.com/2011/10/membuat-simulasi-jaringan-client-server_25.html
Copyright www.rukmanamulya.com Under Common Share Alike Atribution
Langkah Pertama Buka Tools Cisco Packet Tracer dan buat simulasi Jaringan 1 Server dan 4 Client yang dihubungkan melalui switch dengan kabel straight seperti gambar di bawah ini :
Ok Apabila Temen-temen telah selesai Membuat Simulasi Seperti Gambar Diatas,Selanjutnya temen-temen Menyeting Server Agar dapat Berfungsi Sebagai Web Server.

Dobel klik pada Server dan Setelah itu masuk pada Menu Config dan arahkan pada Html,apbila temen-temen sudah mengerti tentang html,disana temen temen krasikan disana,disini saya hanya merubah tulisannya saja

 Setelah itu temen temen masuk pada Menu Desktop Di Server dan Setting IP Configuration

IP Adress    : 192.168.1.1
Subnetmask : 255.255.255.0

Setelah Itu Tutup Pengaturan Pada Server,Selanjutnya Kita Setting Pada Client.
Karna disini saya tidak membuat Server DHCP Sehingga Pada Tiap Tiap Client,kita Harus Setting IP Static

Klik 2 Kali pada komputer Client Setelah itu setting IP Nya Mengikuti IP Server

Komputer1 :  IP Address 192.168.1.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway 192.168.1.1
Komputer2 :  IP Address 192.168.1.3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway 192.168.1.1
Komputer3 :  IP Address 192.168.1.4 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway 192.168.1.1
Komputer4 :  IP Address 192.168.1.5 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway 192.168.1.1

Ok Sekarang Pengaturan IP telah Selesai Sekarang Klik 2 kali pada komputer 1dan Buka Web Browser

Nah Setelah terbuka Ketikan IP Server 192.168.1.1 lalu Go


Kalo sudah Seperti gambar diatas berarti Temen-temen telah berhasil membuat Web Server


READMORE